Bahlil minta kader Golkar dukung kebijakan pemerintah yang pro rakyat
- Kemarin 22:56
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyapa warga setelah meresmikan Bendungan Meninting di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026). Presiden meresmikan Bendungan Meninting sebagai satu dari lima bendungan yang memiliki daya tampung air 12,18 juta meter kubik, area genangan seluas 46,16 hektare, dan dibangun sebagai proyek strategis nasional dengan biaya sekitar Rp1,473 triliun untuk memperkuat ketahanan air dan pangan di Lombok. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/tom.
Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama dua orang warga menekan tombol sirine disaksikan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kanan), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kanan), Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo (kiri) dan Menteri Koordinataor Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kedua kiri) saat meresmikan Bendungan Meninting di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026). Presiden meresmikan Bendungan Meninting sebagai satu dari lima bendungan yang memiliki daya tampung air 12,18 juta meter kubik, area genangan seluas 46,16 hektare, dan dibangun sebagai proyek strategis nasional dengan biaya sekitar Rp1,473 triliun untuk memperkuat ketahanan air dan pangan di Lombok. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/tom.
Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat meresmikan Bendungan Meninting di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026). Presiden meresmikan Bendungan Meninting sebagai satu dari lima bendungan yang memiliki daya tampung air 12,18 juta meter kubik, area genangan seluas 46,16 hektare, dan dibangun sebagai proyek strategis nasional dengan biaya sekitar Rp1,473 triliun untuk memperkuat ketahanan air dan pangan di Lombok. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/tom.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.