FAO: Asia pimpin pertumbuhan produksi hewan akuatik global
- 17 Juni 2026
Pekerja mengolah alga jenis Spirulina di fasilitas budidaya Albitec, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2026). Fasilitas budidaya Albitec mengembangkan Spirulina air tawar melalui sistem budidaya berkelanjutan dengan teknologi ramah lingkungan untuk menghasilkan biomassa berkualitas tinggi sebagai bahan baku suplemen kesehatan, pangan fungsional, kosmetik, dan pakan yang dibudidayakan selama sekitar 7 - 14 hari dengan produktivitas 20 - 30 kilogram biomassa basah per kolam berkapasitas 21 ribu liter, kemudian diolah menjadi produk bernilai tambah dengan harga jual sekitar Rp100 ribu per 100 gram. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU
Pekerja memanen alga jenis Spirulina di fasilitas budidaya Albitec, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2026). Fasilitas budidaya Albitec mengembangkan Spirulina air tawar melalui sistem budidaya berkelanjutan dengan teknologi ramah lingkungan untuk menghasilkan biomassa berkualitas tinggi sebagai bahan baku suplemen kesehatan, pangan fungsional, kosmetik, dan pakan yang dibudidayakan selama sekitar 7 - 14 hari dengan produktivitas 20 - 30 kilogram biomassa basah per kolam berkapasitas 21 ribu liter, kemudian diolah menjadi produk bernilai tambah dengan harga jual sekitar Rp100 ribu per 100 gram. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU
Pekerja memanen alga jenis Spirulina di fasilitas budidaya Albitec, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2026). Fasilitas budidaya Albitec mengembangkan Spirulina air tawar melalui sistem budidaya berkelanjutan dengan teknologi ramah lingkungan untuk menghasilkan biomassa berkualitas tinggi sebagai bahan baku suplemen kesehatan, pangan fungsional, kosmetik, dan pakan yang dibudidayakan selama sekitar 7 - 14 hari dengan produktivitas 20 - 30 kilogram biomassa basah per kolam berkapasitas 21 ribu liter, kemudian diolah menjadi produk bernilai tambah dengan harga jual sekitar Rp100 ribu per 100 gram. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.