Imigrasi Jakpus temukan tujuh WNA salahgunakan izin tinggal
- 5 jam lalu
Siswa dibantu wali murid memilah sampah di SD Sumampir, Cilegon, Banten, Rabu (19/8/2026). Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon mengembangkan edukasi pemilahan sampah sejak dini melalui program Kolaborasi Sekolah Sirkular Ekonomi (KOLASE) yang melibatkan 38 ribu pelajar dan berhasil mereduksi 35 ton sampah senilai Rp58 juta guna mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA). ANTARA FOTO/Muhamamd Bagus Khoirunas/agr
Petugas Forum Bank Sampah (FBS) Cilegno menimbang sampah yang dikumpulkan siswa di SD Sumampir, Cilegon, Banten, Rabu (19/8/2026). Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon mengembangkan edukasi pemilahan sampah sejak dini melalui program Kolaborasi Sekolah Sirkular Ekonomi (KOLASE) yang melibatkan 38 ribu pelajar dan berhasil mereduksi 35 ton sampah senilai Rp58 juta guna mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA). ANTARA FOTO/Muhamamd Bagus Khoirunas/agr
SiswI memasukkan sampah plastik ke dalam keranjang bank sampah di SD Sumampir, Cilegon, Banten, Rabu (19/8/2026). Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon mengembangkan edukasi pemilahan sampah sejak dini melalui program Kolaborasi Sekolah Sirkular Ekonomi (KOLASE) yang melibatkan 38 ribu pelajar dan berhasil mereduksi 35 ton sampah senilai Rp58 juta guna mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA). ANTARA FOTO/Muhamamd Bagus Khoirunas/agr
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.