Gunung Anak Krakatau erupsi dua kali pada Jumat petang
- 10 jam lalu
Warga berjalan di dekat spanduk imbauan waspada erupsi Gunung Anak Krakatau di Dermaga Canti, Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (8/9/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tiga kabupaten menjadi wilayah terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, yakni Lampung Selatan, Tanggamus dan Pandeglang, serta mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan perlindungan seperti masker dan kacamata. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/wsj.
Petugas Dinas Kesehatan memeriksa tekanan darah warga terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (8/9/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tiga kabupaten menjadi wilayah terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, yakni Lampung Selatan, Tanggamus dan Pandeglang, serta mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan perlindungan seperti masker dan kacamata. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/wsj.
Petugas Dinas Kesehatan memberikan obat untuk warga terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (8/9/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tiga kabupaten menjadi wilayah terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, yakni Lampung Selatan, Tanggamus dan Pandeglang, serta mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan perlindungan seperti masker dan kacamata. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/wsj.
Pekerja memakai masker saat mengangkut karung di Dermaga Canti, Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Selasa (8/9/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tiga kabupaten menjadi wilayah terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, yakni Lampung Selatan, Tanggamus dan Pandeglang, serta mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan perlindungan seperti masker dan kacamata. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/wsj.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.