Foto
Foto: Hari ketujuh, tim SAR sisir 6.649 mil laut persegi cari kapal cepat yang hilang di Selat Sunda
- 14 September 2026
Personel Basarnas menunjukkan rute pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Rabu (9/9/2026). Tim SAR gabungan memperluas area pencarian dan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) pada hari kedua pencarian terhadap delapan penumpang kapal cepat dari rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/tom.
KRI Lepu 861 melintas di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). Tim SAR gabungan memperluas area pencarian dan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) pada hari kedua pencarian terhadap delapan penumpang kapal cepat dari rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/tom.
Personel Basarnas bersiap menerbangkan pesawat nirawak saat pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). Tim SAR gabungan memperluas area pencarian dan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) pada hari kedua pencarian terhadap delapan penumpang kapal cepat dari rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/tom.
Kapten KN SAR 247 Tetuka Septa Arif Rohadi (kanan) berkoordinasi saat pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). Tim SAR gabungan memperluas area pencarian dan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) pada hari kedua pencarian terhadap delapan penumpang kapal cepat dari rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/tom.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.