ANTARA - Organisasi Kesehatan Dunia PBB atau WHO menggunakan alfabet Yunani untuk menamai virus varian baru penyebab COVID-19. Langkah itu dilakukan agar tidak ada negara yang disudutkan akibat penemuan varian baru di suatu negara serta untuk memudahkan masyarakat nonilmiah memahami taksonomi virus. (A Rauf Andar Adipati/Aloysius Puspandono/Fahrul Marwansyah/Anom Prihantoro)