ANTARA - Pembangkit listrik di Kuwait mengalami kesulitan memenuhi lonjakan permintaan, khususnya di jam-jam sibuk antara pukul 11.00 hinga 17.00 waktu setempat. Pemadaman listrik di beberapa daerah terpaksa dilakukan secara terjadwal untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di tengah suhu udara mencapai 51-52 derajat Celsius. (Xinhua/Rinto A Navis/Fahrul Marwansyah/Nusantara Mulkan)

Copyright © ANTARA 2024

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.