ANTARA - Direktur Institut Pluralisme Indonesia (IPI), William Kwan pada Selasa (7/1) di Batang menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi batik khas Batang yang terancam punah. Oleh karena itu pihaknya menggaet generasi muda melalui kerja sama dengan sekolah, sebagai upaya regenerasi pembatik.
(Yusup Fatoni/Rizky Bagus Dhermawan/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)

Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.