ANTARA - Turki kini menyeimbangkan pengaruh Rusia dan Amerika Serikat dalam peta energinya. Kontrak gas dengan Moskow tetap diperpanjang, namun Ankara perlahan mengalihkan masa depan energinya ke LNG dan investasi AS, sebagai strategi mengurangi ketergantungan jangka panjang pada Rusia.(XINHUA/Rinto A Navis/Sandy Arizona/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)

Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.