ANTARA - Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat memperkirakan sebanyak 2.500 orang jamaah umrah tertahan di Arab Saudi, akibat pecah perang antara AS-Israel dan Iran. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, Senin (2/3) mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan keamanan jamaah Indonesia. (Fandi Yogari Saputra/Muhammad Zulfikar/Fahrul Marwansyah/Hilary Pasulu)
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.