ANTARA - Serangan Amerika Serikat dan Israel yang mengincar fasilitas nuklir dan rudal balistik, serta petinggi pemerintahan Iran, telah memakan korban sipil hingga ratusan orang. Aksi tersebut pun dilaporkan ke Dewan Keamanan PBB melalui Utusan Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, yang menuding Amerika telah melanggar hukum internasional dan layak dicap sebagai penjahat perang. (XINHUA/Roy Rosa Bachtiar/Chairul Fajri/Rijalul Vikry)

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.