ANTARA - Peneliti Pusat Studi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rachmawan Budiarto, menilai Iran tidak akan lama menutup Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dunia, termasuk pasokan besar menuju China. Ia juga menilai langkah pemerintah mengalihkan sementara pembelian minyak sebagai upaya menjaga pasokan energi nasional.
(Imam Prasetyo Nugroho/Arif Prada/I Gusti Agung Ayu N)

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.