ANTARA - Lebih dari 1.300 warga sipil Iran tewas dan lebih dari 9.000 fasilitas sipil rusak berat atau hancur, akibat serangan gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari 2026. Melalui utusannya di PBB, Iran menyuarakan kerugian yang dialami negaranya akibat serangan sepihak tersebut.(XINHUA/ Roy Rosa Bachtiar/Rayyan/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.