ANTARA - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat menargetkan detail engineering design (DED) atau rancangan teknik detail Jembatan Anduring di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman yang putus akibat bencana hidrometeorologi akhir 2025 tuntas pada Agustus tahun ini. Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu hasil analisis “Advis Teknik” oleh tim dari Balai Teknik Sungai di Solo, Jawa Timur.(Fandi Yogari Saputra/Muhammad Zulfikar/Sandy Arizona/Amita Putri Caesaria)

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.