ANTARA - Fenomena hujan konvektif yang belakangan terakhir melanda wilayah Sumatera Utara disebabkan oleh faktor cuaca sangat panas di siang hari, hingga mengakibatkan penguapan di permukaan dan terbentuknya awan konvektif pada sore hari. Hal ini disampaikan oleh Prakirawan Cuaca Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan Nensy Nindy Tambunan pada Senin (8/6).(M. Valery Maulidzar S/Agha Yuninda Maulana/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.