ANTARA - Akibat ancaman gunung berapi pada akhir 70-an, masyarakat asli Pulau Teon, Pulau Nila, dan Pulau Serua (TNS) dipindahkan ke kecamatan Teon Nila Serua (TNS) di dataran Waipia di Pulau Seram, Maluku. Meski berhadapan dengan lingkungan yang berbeda dari kampung halaman, adat istiadat dan tradisi tetap dipertahankan, termasuk inasua (ina: ikan, sua: garam), ikan yang difermentasi dengan garam dan bisa tahan berbulan-bulan, bahkan hingga bertahun-tahun. Upaya untuk membuat inasua tetap dinikmati generasi muda, juga orang-orang di luar komunitas Teon Nila Serua (TNS) di Maluku terus dilakukan lewat festival inasua yang didukung oleh pemerintah. Kaum ibu diajak berkreasi membuat menu-menu kreatif berbahan dasar inasua agar bisa dinikmati masyarakat lebih luas. (Rina Nur Anggraini/Suci  Nurhaliza/Aloysius Puspandono/Syahrudin/Rayyan/Nanien Yuniar)

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.