ANTARA - Iran mengonfirmasi sejumlah usulan dari para mediator seperti Qatar untuk menghidupkan kembali perundingan antara Amerika Serikat dengan Iran serta gencatan senjata selama 10 hari. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, Senin (20/7), menyatakan bahwa nota kesepahaman dengan AS yang ditandatangani pada 18 Juni lalu berisi perjanjian yang jelas, dan Washington tidak memiliki alasan untuk mengingkari janji-janjinya berdasarkan perjanjian tersebut. (XINHUA/Rijalul Vikry/Chairul Fajri/Roy Rosa Bachtiar)
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.