ANTARA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyatakan penanganan siswa berinisial R yang diduga merakit bom hingga meledak di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, dilakukan secara terpadu dengan melibatkan lintas sektor. Langkah ini ditempuh setelah asesmen awal mengindikasikan anak tersebut terpapar paham radikalisme. (Pradanna Putra Tampi/Rizky Bagus Dhermawan/Arsy Fitriady)
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.