ANTARA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkap 10 juta nomor seluler telah terdaftar secara biometrik terhitung sejak pemberlakuan Permen Biometrik pada 1 Juli 2026. Meutya menegaskan, pemberlakuan pendaftaran nomor seluler secara biometrik bertujuan untuk melindungi masyarakat dari kejahatan digital. (Nico Anggriawan/Soni Namura/Rijalul Vikry)

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.