ANTARA - Mantan pemimpin junta Myanmar, Min Aung Hlaing, tiba di Bangkok pada hari Kamis (6/8) untuk kunjungan pertamanya ke Thailand sebagai pemimpin sipil, di tengah upayanya membawa kembali negara yang selama ini dikucilkan itu ke dalam pergaulan diplomatik internasional. Ia diangkat sebagai presiden Myanmar pada April lalu setelah penyelenggaraan pemilu yang dianggap telah direkayasa. Para pemantau demokrasi dan negara-negara Barat menyebut pemilu tersebut sebagai sandiwara yang bertujuan mencuci citra junta militer. (AFP/Rijalul Vikry/Andi Bagasela/Winanto)

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.