ANTARA - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Tengah saat ini tengah melakukan pendampingan terhadap 18 orang anak di tujuh kabupaten/kota di Sulteng yang teridentifikasi terpapar paham radikal melalui salah satu gim online Roblox. Kepala DP3A Sulteng Yudiawati V. Windarrusliana saat ditemui ANTARA pada Jumat (4/9), mengatakan bahwa pendampingan tersebut dilakukan dari dua sisi yakni pendampingan dengan psikologis serta pendampingan secara hukum yang bertujuan untuk mencegah pengaruh paham radikal tersebut semakin berkembang. (M. Izfaldi/Andi Bagasela/Rijalul Vikry)

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.