ANTARA - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat tata kelola alat dan obat kontrasepsi (Alokon) di tingkat kabupaten atau kota, untuk mendukung kelancaran pelayanan kontrasepsi kepada masyarakat, serta mencegah terjadinya penumpukan stok. Pengelolaan Alokon harus dilakukan sesuai regulasi, dan memperhatikan prinsip enam tepat dalam sistem logistik, yakni tepat tempat, tepat jumlah, tepat kondisi, tepat waktu, serta tepat anggaran dan ketepatan dalam pengelolaan, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. (Melani Friati/Andi Bagasela/Roy Rosa Bachtiar)

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.