ANTARA - Pelampung suar (buoy) di Alur Masuk Pelabuhan Tarakan mengalami kerusakan berat dan bergeser sejauh 1,4 kilometer akibat ditabrak kapal tunda pada awal Juli 2026 lalu. Kepala Seksi Sarana Bantu Navigasi Pelayaran Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Tarakan, Hendrikus, Selasa (15/9), menyatakan pihaknya telah bersiap membawa persoalan ini ke Mahkamah Pelayaran dan Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menyusul belum terealisasinya perbaikan oleh pihak perusahaan.
(Rohil Fidiawan Mokmin/Rizky Bagus Dhermawan/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.