ANTARA - Salah satu situs warisan Kristen yang paling penting di Suriah telah dibuka kembali untuk pengunjung setelah rampungnya tahap pertama rehabilitasi. Kompleks ini sebelumnya mengalami kerusakan selama 14 tahun dan tidak dapat diakses oleh pengunjung selama konflik. (XINHUA/Winanto/Soni Namura/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.