Jakarta (ANTARA News) - Hasil survei dan verifikasi terakhir Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diketahui bahwa Indonesia hanya memiliki sekitar 13.000 pulau yang menyebar dari Sabang hingga Merauke.

"Total pulau kita hanya 13.000, itu berdasarkan survei terakhir kita," kata Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KP3K), Sudirman Saad, saat berkunjung ke ANTARA News di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan penurunan jumlah pulau yang dimiliki Indonesia tidak berkaitan dengan hilangnya pulau akibat kenaikan muka air laut akibat pemanasan global, atau karena penggalian pasir laut.

"Ini hanya masalah akurasi data saja, karena selama ini belum ada survei yang menghitung jumlah pulau-pulau di Indonesia secara keseluruhan," ujar dia.

Akurasi data jumlah pulau Indonesia ada setelah KKP melalui Direktorat Jenderal KP3K merampungkan validasi penamaan seluruh pulau di Indonesia.

"Validasinya sudah selesai sekarang, selesainya tahun ini (2010) juga," tambahnya.

Sudirman mengatakan pada tahun 2012 nanti seluruh nama pulau yang dimiliki Indonesia sebanyak lebih dari 13.000 pulau tersebut sudah akan terdeposit di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ia pun mengatakan bahwa dalam waktu dekat Peraturan Pemerintah (PP) tentang Toponomi yang didalamnya akan menerangkan penambahan rupa bumi, termasuk mencantumkan jumlah dan nama-nama pulau yang dimiliki Indonesia akan keluar.

"Tidak sampai akhir tahun diharapkan PP itu sudah keluar. Berapa pulau kita dan apa saja namanya akan termuat di dalam peraturan tersebut," tutupnya.

Sebelumnya, data yang sering dijadikan rujukan menyebutkan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki garis pantai terpanjang keempat di dunia memiliki 17.480 pulau.
(V002/A038)