Kamis, 30 Oktober 2014

Prof Abdullah Syam Pimpin LDII 2011-2016

| 3.259 Views
id lembaga dakwah islam indonesia, ldii, abdullah syam
Prof Abdullah Syam Pimpin LDII 2011-2016
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Mallarangeng (kanan) berbincang dengan Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Abdullah Syam (kiri) saat Musyawarah Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) ke-VII di Grha LDII Ja
Surabaya (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia Prof Dr KH Abdullah Syam MSc terpilih lagi untuk memimpin lembaga dakwah ini untuk periode 2011-2016.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Panitia Pelaksana Ir H Chriswanto Santoso MSc di Grha LDII Jatim di Surabaya, Rabu malam, Prof Abdullah Syam terpilih untuk ketiga kalinya setelah menjadi calon tunggal.

"Prof Abdullah Syam didukung 66,67 persen pengurus dari 33 provinsi se-Indonesia," katanya dalam penutupan Munas VII yang dilakukan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Mallarangeng itu.

Menurut Chriswanto Santoso, Prof Abdullah Syam ditetapkan menjadi calon tunggal sesuai dengan Pasal 5 Peraturan Pemilihan tentang suara minimal calon ketua umum yakni 30 persen lebih suara.

"Kalau hanya ada satu calon ketua umum, maka dia otomatis menjadi calon tunggal. Prof Abdullah Syam terpilih menjadi calon tunggal dan akhirnya terpilih menjadi ketua umum secara aklamasi," katanya.

Setelah ketua umum terpilih yang juga merangkap sebagai ketua formatur, maka peserta sidang memutuskan enam anggota formatur yang akan membantu ketua umum untuk melengkapi susunan kepengurusan LDII.

Keenam anggota formatur adalah dua anggota Dewan Penasihat DPP LDII, sedang satu wakil dari Sumatera (Sumbar), Jawa-Bali (Yogyakarta), satu wakil dari Kalimantan-Sulawesi (Sulteng), dan satu wakil dari Maluku/Irian/NTB (Papua).

"Program periode sekarang antara lain pemberdayaan umat pada kewirausahaan, pengembangan sumberdaya manusia yang profesional dan religius, serta perwujudan ekonomi syariah, dan sebagainya. Kami memang menggelar pembahasan program, lalu mencari pemimpin yang cocok," katanya.(*)

(T.E011/M008)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar Pembaca
Baca Juga