Yogyakarta (ANTARA News) - Sekitar 100 seniman dan perajin pengisi gerai di Pasar Seni Festival Kesenian Yogyakarta XXIII menggelar karya secara massal dari kawasan Tugu hingga sepanjang Jalan Malioboro.

"Tema dari kegiatan ini adalah `Warna-warni Karya Massal Bersama Seniman Festival Kesenian Yogyakarta (FKY)` yang diharapkan mampu semakin menyemarakkan suasana di kawasan Tugu hingga Malioboro," kata Ketua III FKY XXIII Ryan Budi Nugroho di Yogyakarta, Sabtu.

Seniman dan perajin pendukung gerai di Pasar Seni FKY XXIII menggelar karya mereka dari kawasan Tugu hingga sepanjang Malioboro itu sekaligus menunjukkan kepada masyarakat terkait dengan proses penciptaan suatu karya.

"Dengan demikian, masyarakat akan bisa mengetahui secara langsung bagaimana seorang seniman atau perajin menciptakan suatu karya," katanya.

Masyarakat yang sedang berada di Malioboro pun terlihat antusias untuk melihat secara langsung proses penciptaan suatu karya.

Karya yang ditampilkan pada acara tersebut di antaranya berasal dari kayu dan gerabah serta berbagai jenis bahan kreatif lainnya.

Kegiatan untuk mendekatkan FKY kepada masyarakat umum juga telah dilakukan sebelumnya melalui pemasangan karya instalasi logam yang merupakan hasil penciptaan dari seniman Timbul Raharjo di Bandara Adisutjipto.

"Kegiatan yang digelar di kawasan Tugu hingga sepanjang Jalan Malioboro tersebut diharapkan juga mampu menjadi ajang promosi yang baik bagi `event` tahunan tersebut," katanya.

FKY XXIII akan dibuka secara resmi oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Minggu (26/6) di Alun-alun Selatan Yogyakarta.

Namun, Pasar Seni FKY XXIII sudah dibuka sejak 20 Juni dan akan berakhir pada 5 Juli di Benteng Vredeburg Yogyakarta. Panitia penyelenggara menargetkan jumlah transaksi sebanyak Rp5 miliar.(*)

(U.E013/B015)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011