Merak (ANTARA News) - Rampdoor KMP Tribuana di Pelabuhan Merak patah saat melakukan bongkar muat kendaraan Senin malam, dan ini kapal tersebut sedang dalam perbaikan dan tidak bisa beroperasi.

"Semalam kejadian rampdoor KMP Tribuana patah, dan malam itu juga kapal tersebut keluar dari lintasan," kata Kepala Cabang PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, La Mane, Selasa.

Ia menjelaskan, patahnya rampdoor atau penutup pintu masuk yang dijadikan jembatan penghubung keluar masuk kendaran dari daratan ke dalam kapal akibat muatan kendaraan yang berlebih.

"Banyak kendaraan yang tonasenya melebihi dari kapasitas kekuatan rampdoor melintas di atasnya," katanya.

Akibat patahnya rampdoor Tribuana, kapal yang melakukan perawatan masih menurut La Mane, menjadi delapan. "Kapal yang perawatan tambah, dan kami belum tahu kapan kapal Tribuana itu masuk lintasan lagi," kata La Mane.

Perbaikan sedang dilakukan kata La Mane, dengan melakukan pengelasan di sejumlah engsel rampdoor. "Informasi kejadiannya pukul 20:00 WIB, dan Trubuana akan masuk lintasan kalau sudah selesai perbaikannya," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak, Togar Napitulupu menjelaskan, rusaknya rampdoor akibat tidak kuatnya menahan muatan kendaraan, sehingga ada sejumlah engsel patah.

"Paling lama besok pagi, Tribuana sudah masuk kembali ke lintasan, tapi informasi yang saya peroleh sore ini juga rampdoor selesai dilakukan perbaikan," katanya menambahkan.

(ANT-152) (I006)