Paris (ANTARA News/AFP) - Dua wakil Inggris yang berhasil lolos dari fase grup, Arsenal dan Chelsea, akan menghadapi lawan tangguh dari Italia pada babak 16 Liga Champions, setelah hasil undian pada Jumat mempertemukan mereka dengan Napoli dan AC Milan.

Sementara itu, juara bertahan Barcelona akan menantang klub Jerman, Bayer Leverkusen.

Chelsea akan berhadapan dengan Napoli, sementara Arsenal akan bertemu dengan juara Liga Italia musim lalu, AC Milan. Kedua klub asal London tersebut akan melakukan leg pertama dengan bertandang ke Italia.

Sebelumnya Chelsea tidak pernah menghadapi Napoli, tetapi mereka tidak akan meremehkan tim asuhan Walter Mazzari ini, setelah Napoli berhasil menyingkirkan Manchester City pada fase grup, dan melaju ke babak 16 besar.

Finalis Liga Champions 2008 ini hanya meraih satu kemenangan di Italia, dalam tujuh kesempatan.

"Saya pikir pada babak ini kami bisa datang dengan hal klise bahwa ini merupakan sesuatu yang sulit, dan ini akan sulit sebab kami telah melihat kalau Napoli berada pada grup yang sama dengan Manchester City, maka itu merefleksikan kualitas Napoli," kata skretaris Chelsea, David Barnard.

Bagi Arsenal, pertemuan dengan Milan merupakan ulangan dari pertarungan di babak yang sama pada musim 2007/2008.

Saat itu, The Gunners menang agregat 2-0, dengan gol yang disumbangkan Cesc fabregas dan Emmanuel Adebayor pada leg kedua di San Siro, setelah hasil imbang tanpa gol pada leg pertama.

"Ini akan menjadi dua pertandingan yang fantastis," kata sekretaris Arsenal, David Miles, kepada Sky Sports setelah undian. Ia kemudian mengakui, "Jika saya boleh jujur, ada beberapa tim lain yang lebih kami sukai (untuk dilawan)."

Milan memiliki catatan buruk saat bertemu klub Inggris di babak 16 besar pada dua tahun terakhir. Mereka disingkirkan Tottenham Hotspur pada musim lalu, dan oleh Manchester United pada 2010.

Barcelona akan melawat ke Jerman terlebih dahulu, untuk berhadapan dengan runner up Liga Champions 2002, Leverkusen, yang lolos dari Grup E dengan menempati peringkat kedua.

Terdapat sejarah di antara kedua klub tersebut, yaitu Leverkusen pernah mengalahkan Barca pada perempat final Piala UEFA 1987/1988, dalam perjalanan mereka untuk memenangi satu-satunya tropi Eropanya sejauh ini.

Bagaimanapun, klub Katalan akan senang dengan kesempatan mereka untuk membalas dendam kali ini. Mereka pun bertujuan menjadi klub pertama yang menjuarai Liga Champions secara berturut-turut.

"Kami mendapat Bayer Leverkusen! Ini bukan undian yang buruk! Saya selalu menikmati bermain di Jerman. Atmosfer di sana selalu hebat," kata bek Barcelona, Gerrard Pique, melalui akun Twitternya dari Jepang, di mana pasukan Pep Guardiola saat ini sedang mempersiapkan diri untuk final Piala Dunia Klub melawan Santos, pada Minggu.

Real Madrid, yang dalam perjalannya di fase grup memenangi keenam pertandingannya di Grup D, difavoritkan dapat mengatasi hadangan CSKA Moscow. Meski demikian, Direktur Hubungan Institusi Real, Emilio Butragueno, mengatakan pada Eurosport, pihaknya sama sekali tidak menganggap enteng klub asal Rusia tersebut.

"Di sepak bola anda tidak pernah tahu. CSKA menang atas Inter di babak grup, dan bukan tim yang mudah untuk dikalahkan," tegasnya.

"Semua benar-benar bergantung pada kami. Februari akan menjadi sangat sangat dingin di sana, dan itu akan menjadi permukaan yang sulit (rumput di stadion CSKA menggunakan rumput buatan)."

Ia menimpali, "Kami merupakan tim hebat, tentu saja. Level performa di musim ini sampai sekarang sangat bagus, tetapi tetap berat untuk memenangi kompetisi ini maka kami perlu yakin bahwa kami melakukan performa terbaik sejauh yang dapat kami lakukan."

Bayern Muenchen, yang berharap dapat mencapai partai final yang akan dilangsungkan di markas mereka, Allianz Arena, akan bertemu dengan tim yang menyingkirkan United, Basel.

"Tim akan termotivasi sebab tujuannya adalah mencapai final di Muenchen," kata ketua Bayern, Karl-Heinz Rummenigge.

Mantan kapten tim nasional sepak bola Jerman itu menimpali, "Tentu saja kami akan menjadi favorit. Jika tim ini bermain sebaik-baiknya, maka kami memiliki peluang bagus untuk mencapai semifinal."

Marseille akan berhadapan dengan juara 2010, Inter Milan, di mana pelatih Claudio Ranieri akan kembali beradu taktik dengan Didier Deschamps.

Ranieri merupakan pelatih Chelsea ketika mereka kalah dari Monaco yang dilatih Deschamps pada semifinal Liga Champions 2004.

Benfica akan menantang Zenit St Petersburg, sementara Lyon akan berhadapan dengan tim kejutan, APOEL Nicosia dari Siprus.

"Mereka mungkin merupakan tim terlemah yang tersisa di kompetisi, tetapi itu tidak berarti bahwa kami tidak melakukan upaya terbaik jika kami dapat melaju," kata presiden Lyon, Jean-Michel Aulas.

Ia menambahkan, "APOEL telah melakukannya dengan brilian, khususnya saat bertandang, walau demikian ini adalah salah satu undian paling baik bagi kami dalam beberapa tahun terakhir."
(Uu.H-RF/Z002)

Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2011