Rabu, 20 September 2017

Kaum muda pilih Jokowi jadi calon presiden

| 5.654 Views
Kaum muda pilih Jokowi jadi calon presiden
Jakarta Pintar Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (kanan,) memberikan Kartu Jakarta Pintar kepada perwakilan siswa SMK Pelayaran dan SMA, ketika peluncuran Kartu Jakarta Pintar, di SMA Yappenda, Jakarta Utara, Sabtu (1/12). Kartu Jakarta Pintar bagi 3.046 Siswa SMA dan SMK untuk biaya penunjang keperluan personal siswa antara lain transportasi dan buku. (FOTO ANTARA/M Agung Rajasa)
... presiden Indonesia pada 2014 harus memiliki sikap tegas dan berani memberantas korupsi... "
Jakarta (ANTARA News) - Survei calon presiden Indonesia 2014 oleh Aliansi Pemuda Indonesia (API) untuk Perubahan, menunjukkan, sosok Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, banyak dipilih kaum muda.

Sekjen API Perubahan, Dendi Susianto, mengatakan, responden muda dinilai paling berpengaruh dalam proses perubahan di Tanah Air. "Hasilnya, kaum muda menginginkan perubahan," katanya, di Jakarta, Senin.

Dalam survei tersebut, Jokowi meraih suara sebesar 37,4 persen sebagai calon presiden dari tokoh parpol, yang kemudian disusul Prabowo Subianto (10,3 persen) dan Jusuf Kalla (6,5 persen).

Sementara itu, tokoh nonparpol yang paling banyak mendapat suara dari kaum muda antara lain Dahlan Iskan (27,8 persen), Mahfud MD (16,3 persen), dan Djoko Suyanto.

Nama mantan menteri keuangan, Sri Mulyani, justru mendapat persentase perolehan suara terendah yaitu 1,3 persen.

Berdasarkan hasil survei tersebut, kaum muda Indonesia menilai, "Sosok calon presiden Indonesia pada 2014 harus memiliki sikap tegas dan berani memberantas korupsi."

Dendy mengatakan survei tersebut dilakukan dengan menggunakan metode wawancara melalui telepon secara acak (telepolling). Survei yang dilakukan pada 5 - 15 November itu melibatkan 450 kaum muda berusia 17 - 45 tahun.

"Kaum muda sengaja dipilih karena secara kuantitas merupakan segmen terbanyak," kata Dendy.

Jajak pendapat melalui telepon itu dilakukan di 10 kota besar Indonesia, yaitu Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surbaya, Denpasar, Pontianak, Makassar dan Manado. 

(F013)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga