Sabtu, 25 Oktober 2014

Ketika para penyandang disabilitas saling jatuh cinta

| 2.664 Views
id cinta penyandang difabel. sutradara mouly surya, "What They Don't Talk About When They Talk About Love"
Jakarta (ANTARA News) - Kisah percintaan remaja sudah banyak diwujudkan dalam film. Namun, sutradara Mouly Surya meracik itu dengan tokoh-tokoh difabel di asrama sekolah luar biasa dalam "What They Don't Talk About When They Talk About Love". 

Fitri (Ayushita) remaja tuna netra yang percaya dan tidak takut hantu. Justru dia kerap curhat pada sosok hantu dokter di sekolahnya. Edo (Nicholas Saputra), pria tuna rungu yang tertarik pada Fitri pun berpura-pura menjadi sosok dokter itu. Edo mulai mengenal Fitri lewat surat-surat yang ditulis dengan braille, Fitri mengenal Edo lewat sentuhan-sentuhannya saat mereka bertemu malam-malam di kolam sekolah. 

Diana (Karina Salim) adalah penyandang rabun jauh yang hanya mampu melihat dalam jarak 2 cm. Remaja 17 tahun itu belum mendapatkan menstruasi, beragam jenis pembalut selalu dipakainya di pakaian dalam karena dia tidak sabar untuk menjadi seorang "wanita". 

Kehadiran Andhika (Anggun Priambodo) murid baru tuna netra di sekolah luar biasa membuat Diana jatuh cinta. 

"What They Don't Talk About When They Talk About Love" adalah film kedua Mouly Surya yang debut dengan "Fiksi." Kali ini, dia juga menulis sendiri skenario film yang meraih NETPAC Award di Festival Film Rotterdam. 

Sutradara berusia 32 tahun itu tidak ingin membuat penonton menjadi kasihan pada tokoh-tokoh penyandang disabilitas di filmnya. Meski difabel, para tokohnya digambarkan mandiri di asrama sekolah luar biasa. Mereka dapat beraktivitas normal tanpa bantuan orang lain. Secara penampilan, mereka tidak terlihat berbeda. Edo pun tampil dengan gaya anak punk, lengkap dengan sederetan anting di telinga dan bibirnya. 

Apakah memiliki panca indera lengkap menjamin kehidupan mereka lebih bahagia? Hal tersebut digambarkan lewat adegan "alternate reality" di tengah film dimana para tokoh memiliki panca indera yang sempurna.

Film produksi Cinesurya dan Amaline Pictures itu didukung pendanaan internasional, yaitu Goteborg International Film Festival Fund dari, Asian Project Market dari Korea, dan Hubert Bals Fund dari Belanda.

Sebelum tayang di tanah air, film yang dibintangi Nicholas Saputra, Ayushita, Karina Salim, Anggun Priambodo, Lupita Jenifer, dan Jajang C. Noer itu sudah melanglang buana di festival film Internasional.
Film itu ditayangkan dalam Festival Film Sundance 2013, Festival Film Internasional Rotterdam 2013, Festival Film Internasional Goteborg 2013, dan Festival Film Internasional Hong Kong 2013. 

Di tanah air, "What They Don't Talk About When They Talk About Love" diputar mulai 2 Mei 2013. (*)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca