Minggu, 27 Juli 2014

Kerusuhan di Lapas Pekalongan sudah diantisipasi polisi

Rabu, 21 Agustus 2013 19:25 WIB | 2.822 Views
Kerusuhan di Lapas Pekalongan sudah diantisipasi polisi
Ilustrasi. Puluhan napi berada di ruang kantor Lapas Klas II A Labuhan Ruku yang terbakar pasca kerusuhan di lapas itu, Kabupaten Batubara, Sumut, Senin (19/8). (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi) ()
Pekalongan (ANTARA News) - Kepolisian Resor Kota Pekalongan, Jawa Tengah memperketat penjagaan dan pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA setempat mengantisipasi terjadinya kerawanan kerusuhan antarpenghuni.

Kepala Polresta Pekalongan, AKBP Rifki di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa pada pengamanan ini, Polresta telah menerjunkan sedikitnya delapan anggota dari unsur satuan bhayangkara yang dilengkapi senjata laras panjang.

"Penjagaan ketat itu, kami lakukan untuk mencegah terjadinya kerusuhan di dalam lingkungan lapas, seperti yang menimpa pada sejumlah LP di beberapa daerah belum lama ini," katanya.

Menurut dia, sistem penjagaan dan pengamanan ini, polisi akan bertugas di luar dan di dalam lingkungan lapas yang dilakukan sejak siang hingga malam.

"Penjagaan ini sudah dilakukan sepekan terakhir ini. Sebanyak enam hingga delapan anggota akan bertugas secara `shift`," katanya.

Ia didampingi Kepala Satuan Bhayangkara, AKP Ghufron mengatakan bahwa semua pengunjung yang akan masuk ke dalam lapas diperiksa terlebih dahulu oleh petugas.

Semua barang-barang yang dibawa pengunjung, kata dia, akan diteliti satu persatu sebagai upaya mencegah masuknya sesuatu hal yang dilarang dan berbahaya ke dalam lapas.

Ia mengatakan selain memeriksa barang bawaan pengunjung, polisi juga akan melakukan patroli rutin dengan rentang waktu minimal satu jam sekali di dalam maupun luar lapas.

"Back up pengamanan di lapas ini akan terus kami lakukan sampai menunggu perintah lebih lanjut dari pimpinan. Jujur saja, jumlah sipir di dalam Lapas Pekalongan memang belum memadai jika dibandingkan dengan jumlah warga binaan," katanya.  (KTD/B012)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga