Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan jajaran TNI untuk mampu menempatkan diri dan menunjukkan hasil reformasi internal dalam penyelenggaraan pemilu 2014 mendatang.

"Kita akan kembali menyelenggarakan pemilu legislatif dan pilpres. Hasil reformasi harus diwuudkan pada pemilu tahun depan pastikan keperpihakan TNI tegak lurus dengan negara," kata Presiden saat menyampaikan sambutannya dalam upacara peringatan hari ulang tahun TNI ke-68 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu.

Kepala negara mengatakan reformasi TNI yang berlangsung sejak 1998 lalu saat ini menunjukkan hasil yang signifikan.

"Agenda reformasi TNI bisa kita tuntaskan, sejak 1998 TNI sungguh-sungguh dan konsisten lakukan reformasi internal. Saya berterima kasih pada segenap keluarga besar TNI dalam menuntaskan proses panjang reformasi TNI," kata Presiden.

Presiden menegaskan hasil reformasi TNI harus dapat diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk penyelenggaraan pemilu dan pilpres.

"Dari hal tersebut saya instruksikan untuk terus tingkatkan pengabdian dan dimana berada dan bertugas, jaga keutuhan dan kekompakkan, pelihara kemanunggalan TNI dan rakyat. Pegang Teguh Sapta Marga dan sumpah prajurit, jadilah tentara rakyat dan tentara pejuang yang dicintai rakyat," tegas Presiden.