Pekalongan (ANTARA News) - Manajemen Persip Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengatakan bahwa tim berjuluk "Laskar Kalong" ini masih berpeluang menghindari degradasi pada ajang kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia setelah tiga kali mengalami kekalahan.

"Kemenangan Persip atas PPSM Magelang, 1-0 masih memberikan peluang tim berjuluk Laskar Kalong ini lolos dari degradasi," kata Pelatih Persip Sugeng Widodo di Pekalongan, Jumat.

Pada putaran pertama Divisi Utama 2014, baru mengumpulkan nilai tujuh dari dua kali menang, sekali seri, dan empat kali kalah.

Ia mengatakan untuk menghindari degradasi, Persip terus melakukan pembenahan dan rencana menambah pemain karena beberapa pemainnya mengalami cedera dan dipulangkan ke klubnya masing-masing.

Pemain asing Sanau Salia, kata dia, cedera pada kakinya sedang Dembele masih bermasalah dengan administrasi tinggal di Indonesia.

"Oleh karena itu, pada putaran kedua Divisi Utama, kami masih mencari pemain berkualitas. Pemain lokal tidak masalah asal berkualitas tetapi kami lebih cenderung memilih pemain asing," katanya.

Ia mengatakan dirinya pesimistis Persip akan bisa berkiprah lagi pada Divisi Utama tahun mendatang, jika kondisi pemainnya masih seadanya.

"Jujur saja, dengan kondisi pemain yang kami miliki sekarang ini, prestasi Persip di kancah persepakbolaan nasional cukup diragukan. Oleh karena itu, kami berusaha akan menambah pemain berkualitas agar tim berjuluk Laskar Kalong bisa bertahan di Divisi Utam," katanya.

(KR-KTD/H015)

Pewarta: Kutnadi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2014