Makassar (ANTARA News) - Pelatih Kepala PSM Makassar, Alfred Riedl, memutuskan mundur dari tim Juku Eja pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau QNB League 2015 dengan alasan kesehatan.

"Pelatih Alfred Riedl menyatakan mengundurkan diri dari tim melalui email. Adapun alasannya karena persoalan kesehatannya yang belum baik," kata Direktur Klub, Sumirlan di Makassar, Kamis.

Surat elektronik dikirimkan kepada manajemen PSM pada hari Kamis dini hari. Di dalam surat elektronik yang terkirim, mantan pelatih tim nasional Indonesia itu menyebutkan bahwa setelah pengecekan kesehatannya Jumat, pekan lalu, ia perlu menginformasikan bahwa tidak ada perubahan berarti pada kondisi kesehatannya.

Pelatih Austria ini pada dasarnya merasa baik, namun dokter pribadinya di Austria memberi saran kepadanya untuk tidak menjalankan profesinya sebagai pelatih sepak bola hingga bulan berikutnya.

"Maka dari itu, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai pelatih kepala dan Direktur Sepakbola PSM Makassar mulai dari sekarang, " tulis Riedl dalam surat elektroniknya tersebut.

Riedl kemudian menuliskan jika ia meminta maaf harus meninggalkan tim, padahal ia belum sempat mendampingi tim di kompetisi musim ini.

"Saya ingin berterima kasih kepada PSM atas kerjasamanya selama ini. Dan saya juga ingin berterima kasih kepada asisten pelatih, staff medis dan tentunya para pemain atas kerjasamanya, " Tulis Riedl lagi.

Riedl menangani tim sejak tanggal 15 Januari 2015 lalu. Riedl hanya mendampingi tim saat laga uji coba di Jawa Timur menghadapi Persepam Madura United dan Persegres Gresik United, yang semuanya dimenangkan PSM.

Setelah itu, Riedl meninggalkan tim sejak tanggal 21 Februari dan kembali ke Austria guna menjalani pemulihan pasca transplantasi Organ Ginjal yang dijalaninya beberapa waktu lalu.

Rencana kepulangan Riedl ke Makassar juga akhirnya tertunda beberapa kali lantaran tim dokternya tidak memberikan rekomendasi baginya untuk kembali. Apalagi iklim tropis di kota Makassar dikatakan bisa membuat ia dehidrasi dan kondisi kesehatannya kembali menurun.

Terkait pengunduran diri Riedl, penanggung jawab PSM Erwin Aksa tidak mau memberikan komentarnya. Ia sulit dihubungi, kemudian pesan Blackberry messenger yang dikirimkan juga tidak dibalas.

Komentar hanya diperoleh dari Chief Excecutive Officer (CEO) PT Paggolona Sulawesi Mandiri (PT PSM), Rully Habibie. Rully mengaku belum tahu menahu soal mundurnya Riedl. " Saya belum dapat update," singkat Rully.

Perjalanan Riedl ke PSM

- 1 Januari 2015, Digaungkan akan menjadi pelatih tim PSM Makassar. Direktur Teknik Sumirlan dan Direktur Operasional, Azhary Sirajuddin ke Jakarta guna melobi pihak Riedl dan asistennya, Wolfgang Pikal

- 2 Januari 2015, Wolfgang Pikal menolak menjadi asisten Riedl. Riedl sendiri dikabarkan makin dekat ke PSM.

- 10 Januari 2015, Alfred Riedl resmi menjadi pelatih kepala PSM Makassar setelah menandatangani kontrak selama semusim, dan memperoleh fasilitas tempat tinggal +supir pribadi serta gaji 10.000 dolar per bulan

- 14 Januari 2015, Datang ke Makassar bersama dengan penanggung jawab PSM, Erwin Aksa dengan menumpangi pesawat jet pribadi milik Erwin Aksa.

- 15 Januari 2015, menggelar konfrensi pers di kantor pengelola PSM, jalan Balaikota dan memberikan alasan mengapa ia melatih PSM setelah sebelumnya ia nyatakan tidak akan melatih klub Indonesia pasca gagal bersama timnas. Di hari dan tanggal yang sama ia mulai melatih Syamsul Chaeruddin dan kawan-kawan di lapangan Stadion Mattoanging.

- 4 Februari 2015, berangkat bersama rombongan pemain ke Surabaya guna mendampingi tim menjalani uji coba melawan Persegres Gresik United di tanggal 5 dan melawan Persepam Madura United di tanggal 7 Februari. Dari kedua uji coba itu, PSM memenangkan semua laga.

- 20 Februari 2015, Riedl meninggalkan Indonesia dan kembali ke Austria guna menjalani pemeriksaan kesehatan. Ia janji segera kembali ke Makassar 28 Februari.

- 6 Maret 2015, Mengirimkan email jika ia belum bisa kembali mengingat kondisinya belum stabil dan dokter belum menyarankannya meninggalkan Austria.

- 21 Maret 2015, Mengirim email yang berisikan kondisinya terkini. Dokter melarangnya meninggalkan Austria dan menuju Indonesia karena cuaca di Indonesia cukup panas, bisa membuat kondisi tubuhnya kembali tidak stabil.

- 16 April 2015, Mengirim email yang menyatakan pengunduran dirinya dari tim PSM Makassar. Kondisi kesehatannya tidak berubah menjadi lebih baik.

Pewarta: Abd Kadir
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2015