Senin, 29 Agustus 2016

Presiden Jokowi bertolak ke Amerika Serikat

| 5.352 Views
id presiden jokowi, presiden joko widodo, as-asean summit, Presiden ke amerika
Presiden Jokowi bertolak ke Amerika Serikat
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) melambaikan tangan sebelum bertolak ke Amerika Serikat di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu (14/2). Presiden Jokowi ke AS dalam rangka mengikuti US-ASEAN Summit di Sunnyland, California. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan bertolak ke Amerika Serikat (AS) untuk menghadiri KTT AS-ASEAN 2016.

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo terbang ke AS dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu, sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebelum bertolak menuju Sunnylands di Rancho Mirage, California, AS, Presiden terlebih dahulu memberikan keterangan pers terkait kehadirannya dalam acara tersebut.

Presiden akan menghadiri acara KTT AS-ASEAN yang terbagi dalam beberapa sesi termasuk di dalamnya makan malam (working dinner) dengan para pemimpin ASEAN dan Presiden AS Barack Obama.

Sejumlah isu yang akan diangkat Indonesia dalam pertemuan itu meliputi berbagai hal mulai dari politik, hukum, keamanan, hingga ekonomi.

Sebelumnya, Direktur Mitra Wicara dan Antar Kawasan Kementerian Luar Negeri Derry Aman pada Kamis (11/2) mengatakan Indonesia akan mengusung tema kemitraan untuk perdamaian dan kesejahteraan.

"Indonesia dianggap sebagai leader ASEAN kita harus di depan dan mempengaruhi pembahasan agar bermanfaat (pertemuan) ini bagi kawasan," katanya.

Pada segmen pertama, Indonesia akan mengedepankan pengembangan kerja sama bisnis UMKM dengan para pengusaha di AS baik dengan Indonesia maupun ASEAN secara umum.

Selain itu dalam konteks isu inovasi dan kewirausahaan Indonesia akan memanfaatkan kerja sama informatika khususnya di bidang ekonomi digital.

Indonesia juga akan mengedepankan upaya agar perusahaan di AS berinvestasi di ASEAN khususnya Indonesia, selain mendorong investor AS untuk memainkan peran dalam kerja sama kemitraan strategis AS-ASEAN.

"Kita juga akan memperkuat kerja sama dalam pemberantasan terorisme dan ekstremisme, kerja sama maritim, penegasan posisi Indonesia terkait Laut Tiongkok Selatan, serta penanggulangan kejahatan lintas batas," katanya.

Sejumlah pejabat dan menteri yang turut serta dalam rombongan Presiden di antaranya Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana.

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar Pembaca
Baca Juga