Djakarta, 15 Djuni 1955 (Antara) - Untuk pertama kalinja dalam sedjarah bangsa Indonesia hari ini telah dilantik 5 orang penerbang bangsa Indonesia sebagai kapten2 penerbang (gezagvoerders) dalam perusahaan penerbangan G.I.A.

Kelimanja djuga dinaikkan pangkatnja dari penerbang klas 4 mendjadi penerbang klas 3.

Pelantikan dilakukan oleh Direksi G.I.A. dalam ruangan kantornja di Djalan Nusantara tadi pagi dengan disaksikan oleh anggota2 Direksi, para instruktur penerbang2 itu dalam latihannja dan sementara pedjabat G.I.A.

Dalam pidato pelantikannja Presiden Direktur G.I.A Ir Sutoto menjatakan, bahwa memang mendjadi maksud G.I.A semendjak perusahaan penerbangan ini dinasionalisasi untuk mengusahakan agar penerbangan G.I.A. dapat dilakukan sepenuhnja oleh penerbang2 bangsa Indonesia sendiri.

Maksud nasionalisasi adalah djuga "Indonesiasi", kata Sutoto.

Menurut rentjananja semula, pelantikan itu mustinja sudah dilakukan dalam bulan April jang lalu, akan tetapi terpaksa tertunda hingga hari ini berhubung dengan kesibukan Konperensi A-A, dimana kelima tenaga penerbang itu diperlukan untuk mengangkut delegasi2 konperensi dari Djakarta ke Bandung dan sebaliknja.

Achirnja Ir. Sutoto mengharapkan para Kapten penerbang jang baru itu berhasil menundjukkan kegiatan dan tanggung-djawab dalam melaksanakan tugasnja sesuai dengan kedudukannja jang baru itu dan kedudukannja sebagai pelopor bangsanja.

Kemudian djuga memberikan sambutan2nja pemimpin instruktur bangsa Belanda dan anggota dewan komisaris G.I.A. Mr. Wilopo, sedang dari pihak penerbang jang dilantik itu tampil kemuka Suharsono Hadinoto untuk memberikan sambutan balasan atas nama kawan2nja.

Kelima kapten penerbang jang baru itu ialah:

1. R. Soehardjono Teksosoehardjo, lahir di Surakarta tg.8 September 1926, berpendidikan SMA/B tahun 1947, Hind Provincial Fying Club (Private Pilot Licence & Limited Comm Pilot Licence), Sekolah Penerbang Auri: GMP &Senior Commercial Pilot Licence, djabatan terachir Komandan Skadron Auri berpangkat Kapten Udara, mulai bekerdja pada G.I.A 1 Mei 1954 dan sekarang diangkat sebagai Kapten Heron.

2. Soedjalmo, lahir di Kudus tg. 13 Mei 1927, berpendidikan SMA tahun 1947, Sekolah penerbangan di India: Limited Commercial Pilot Licence, Brevet Penerbang Militer Auri, Senior Commercial Pilot Licence (Indonesia), djabatan terachir di Auri; Penerbang Transport Skadron berpangkat Letnan Udara I, mulai bekerdja di G.I.A 1 Mei 1954 dan sekarang diangkat sebagai Kapten Heron.

3. Partono Parwitokusumo, lahir di Semarang 29 Djuni 1924, berpendidikan SMA tahun 1945, Idjazah Penerbang Militer (GMB), Idjazah Penerbang Sipil (SOPL), djabatan terachir di Auri: Wakil Komandan Pendidikan PU Halim berpangkat Kapten Udara, mulai bekerdja di G.I.A 1 Mei 1954 dan sekarang diangkat sebagai Kapten Heron/Dakota.

4. Soedarmo, lahir di Semarang tg. 13 Djuni 1925, berpendidikan SMT/B tahun 1946, Militair Academie 2 tahun sampai tahun 1947, 2 tahun di Sekolah Penerbang India (Limited Commercial Pilot Licence), djabatan terachir di Auri: Komandan Sekolah Penerbang Auri berpangkat Kapten Udara, mulai bekerdja pada G.I.A 1 Mei 1954 dan sekarang diangkat sebagai Kapten Heron/Dakota.

5. Suharsono Hadinoto, lahir di Situbondo tg 24 Mei 1924, AMS/M, Perguruan Tinggi Kedokteran (2 tahun), Pendidikan Pilot di India (Limited Commercial Pilot Licence), Pendidikan Pilot di Indonesia (Senior Commercial Pilot Licence), mulai bekerdja di G.I.A 1 Mei 1954 dan sekarang diangkat sebagai Kapten Heron.


Sumber : Pusat Data dan Riset ANTARA //pdra.antaranews.com/Twitter : @perpusANTARA


Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2016