Kamis, 27 April 2017

Dua nelayan Karimunjawa Jepara hilang saat melaut

| 4.907 Views
id nelayan, nelayan hilang
Dua nelayan Karimunjawa Jepara hilang saat melaut
Ilustrasi perahu nelayan. (ANTARA FOTO/Budi Setya)
Jepara, Jawa Tengah (ANTARA News) - Dua nelayan asal Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dikabarkan hilang saat melaut di Perairan Karimunjawa, karena perahu yang ditumpangi keduanya saat ditemukan nelayan lain pada Sabtu siang (26/11) tidak ada keduanya.

"Saat ditemukan oleh nelayan yang kebetulan melakukan perjalanan dari Karimunjawa ke Jepara, menemukan perahu yang terombang ambing di tengah laut," kata Kepala Kepolisian Sektor Karimunjawa Resor Jepara, Inspektur Satu Polisi Suranto, di Jepara, Minggu.

Ketika dicek di dalam perahu, kata dia, tidak ada orang sama sekali, sehingga nelayan yang menemukan tersebut berinisiatif menariknya ke Pulau Genting yang lokasinya paling dekat.

Jarak perahu ditemukan dengan Pulau Genting, lanjut dia, berkisar delapan mil laut.

Setelah disampaikan ke berbagai pihak atas temuan perahu tersebut, akhirnya diketahui perahu tersebut ditumpangi dua nelayan, yakni Tri Suryo Cahyanto (27) asal Desa Karimunajwa, Jepara, serta temannya bernama Repin (32) yang juga warga Desa Karimunjawa.

Informasinya, kata dia, mereka berdua berangkat mencari ikan pada Jumat (25/11) sekitar pukul 03.00 WIB menggunakapan perahu milik Cahyono asal Desa Karimunjawa.

Akan tetapi, lanjut dia, ketika ditemukan nelayan pada Sabtu (26/11) siang tidak ada keduanya.

"Posisi perahu dan perbekalan juga masih utuh dan tidak ada permasalahan," ujarnya. Kalaupun diterjang ombak, kata dia, seharusnya perahu juga mengalami permasalahan, ternyata tidak demikian mengingat selama ini kondisi gelombang laut juga aman untuk melaut.

Saat ini, ungkapnya, sejumlah warga beserta kerabat korban sedang melakukan pencarian kedua korban.

Camat Karimunjawa, M Taksin, membenarkan, dua warga Karimunjawa yang dikabarkan hilang saat melaut.

"Perahu yang ditumpangi kedua korban justru ditemukan nelayan dalam kondisi terombang-ambing di tengah laut tanpa ada orang," ujarnya.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga