Selasa, 17 Oktober 2017

Akademi Gastronomi Indonesia demo masak di Paris

| 5.078 Views
Akademi Gastronomi Indonesia demo masak di Paris
William Wongso (ANTARA News/Nanien Yuniar)
Jakarta (ANTARA News) - Akademi Gastronomi Indonesia (AGI) memperkenalkan beragam kuliner nasional dengan melakukan demonstrasi masak mulai rendang, ayam bakar, kue lumpur, hingga membuat asinan dan bumbu rujak di sekolah kuliner Le Notre di Paris, Prancis.

Ketua AGI Vita Datau Messakh dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan kelas memasak (cooking class) itu disampaikan oleh pakar kuliner nasional William Wongso yang mempunyai portofolio kelas dunia, pada pekan lalu.

"Dari awal sampai akhir terlihat peserta sangat antusias mengikuti semua proses memasak. Saat mencicipi terlihat sekali mereka menikmati dan kagum masakan Indonesia," kata Vita yang juga Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata.

Sebelumnya AGI memperkenalkan kuliner Indonesia di Hotel Le Bristol, Paris, dalam acara "gala dinner" bersama Academy International of Gastronomy (AIG) sekaligus menghadiri pertemuan tahunan Presiden Gastronomi Dunia.

"Kami terus mempromosikan karya budaya kuliner nusantara ke pusat-pusat gastronomi dunia," katanya sembari menambahkan bahwa kegiatannya itu merupakan perjalanan promosi Pesona Indonesia melalui kuliner.

Le Notre merupakan lembaga pendidikan kuliner yang didirikan oleh Alain and Marie Le Notre tahun 1998. Demo memasak di sekolah itu merupakan hasil kerja sama AGI, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Prancis Eka Moncarre, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Pendidikan Nasional.

Dari kegiatan itu, katanya, pihak Le Notre akan mengirimkan pengajar dan siswanya untuk belajar memasak, budaya, dan produk lokal ke Indonesia.

Vita yang juga kurator nasional untuk Europalia 2017 itu mengatakan AGI sebelumnya berkolaborasi dengan Gredos San Diego School di Buitrago, Spanyol, yang telah menghasilkan duta-duta kuliner Indonesia berkebangsaan Spanyol.

Kegiatan AGI tersebut disambut baik oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Ia menilai kegiatan itu untuk menghasilkan hasil kerja yang tepat dan efektif serta memberikan dampak yang lebih besar untuk pencapaian target mendatangkan 20 juta wis atwan mancanegara ke berbagai destinasi wisata di Tanah Air pada 2019.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga