Minggu, 23 Juli 2017

ANTARA Doeloe : Pusaka peninggalan Diponegoro dan Sudirman dipamerkan

| 11.840 Views
ANTARA Doeloe : Pusaka peninggalan Diponegoro dan Sudirman dipamerkan
Panglima Besar Sudirman & Staf di stasiun Manggarai untuk menghadiri suatu perundingan dengan Belanda. (FOTO ANTARA/IPPHOS/1946 1 Nov. 1946)
Djakarta 17 Agustus 1961 (Antara) - Sedjumlah barang pusaka peninggalan Pahlawan Diponegoro jang akan diperlihatkan kepada umum dalam pameran veteran tg. 19/8, semalam tiba di Djakarta dari Jogyakarta diangkut dengan kereta api  kilat.

Rombongan jang mengantarkan barang2 pusaka itu dipimpin oleh Major Sudiono, distasiun Gambir disambut oleh Menteri Urusan Veteran Brigdjen Sambas dan banjak anggota veteran lainnja serta dikawal oleh sepasukan tentara dan CPM. 

Menteri Sambas setjara simbolis menerima sebilah keris pusaka dari pimpinan rombongan kemudian diserahkannja kepada Major Sinurat yang mewakili Panglima Kodam V/Djaja.

Barang2 pusaka itu diangkut ke Kodam V/Djaja, diusung oleh anggota2 veteran dan akan disimpan disana untuk sementara mendjelang dibawa ketempat pameran di djalan djendral Sudirman.

Pameran jang diadakan dalam rangka perajaan/peringatan Hari Veteran Nasional Indonesia ke-II, akan berlangsung 10 hari dari tanggal 19 Agustus 1961.

Dalam pameran itu akan diperlihatkan, bekas2 peninggalan sedjarah perdjuangan veteran sedjak tahun 1945-1950, baik berupa lukisan dan sendjata2 berat dan ringan jang pernah digunakan selama masa perdjuangan kemerdekaan. 

Djuga dapat disaksikan hasil karya veteran dalam pembangunan sesudah tahun 1950.

Mantel Djendral Sudirman
Ketjuali itu dalam pameran veteran itu akan dapat pula disaksikan barang2 bersedjarah jang pernah dipergunakan oleh Bung Karno dan Djenderal Sudirman.

Peninggalan Diponegoro jang akan diperlihatkan antara lain, djubah, kitab, beduk, medja, dan 4 kursi, keris dan tombak.

Pengangkutan barang2 jang dilakukan pada hari ini, bertempatan dengan hari Rabu Wage, jaitu saat2 Pahlawan Dipenogero mulai melawan pendjadjah Belanda.

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Ikuti berita dalam topik #

ANTARA Doeloe

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga