Senin, 25 September 2017

Pawai kemerdekaan jadi sarana harmonisasi masyarakat Kotim

| 3.174 Views
Pawai kemerdekaan jadi sarana harmonisasi masyarakat Kotim
Dokumentasi: Pelajar mengenakan busana khas Minangkabau saat karnaval Kebangsaan di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (13/8/2017). (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)
Sampit (ANTARA News) - Pawai pembangunan memeriahkan hari ulang tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menjadi sarana memperkuat harmonisasi dan kerukunan masyarakat.

"Antusias masyarakat untuk mengikuti pawai menandakan bahwa rasa kebangsaan dan rasa nasionalisme masyarakat Kotim sangat tinggi dan semakin baik," kata Bupati H Supian Hadi di Sampit, Sabtu.

Pawai pembangunan dilaksanakan di Taman Kota Sampit sejak pagi hingga siang. Jumlah peserta yang terdaftar di panitia sebanyak 292 kelompok, terdiri 15 drumband, 87 kelompok pelajar dan mahasiswa, 144 instansi pemerintah dan swasta, serta 46 kelompok sepeda dan kendaraan hias.

Jumlah tersebut belum termasuk kelompok peserta yang hadir mendadak tanpa mendaftar terlebih dahulu. Akibatnya, panitia harus bekerja keras mengatur peserta yang sangat banyak dengan jumlah ribuan orang.

Pakaian adat dan kesenian dari berbagai daerah ditampilkan peserta, khususnya saat melintas di depan panggung kehormatan, seperti berbagai tarian tradisional masyarakat suku Dayak, reog, barongsai dan lainnya. Peserta dan masyarakat sangat antusias tanpa mengingat perbedaan suku, agama, ras dan antargolongan.

Masyarakat menyambut gembira setiap kelompok peserta yang melintas di depan mereka. Iring-iringan peserta pawai yang menyusuri jalan-jalan di kota Sampit.

Supian menegaskan, pawai tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi banyak hal positif yang didapat. Selain untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa melalui unjuk keragaman seni dan budaya, pawai ini juga untuk menghibur masyarakat, serta mempromosikan pariwisata daerah.

"Dari tahun ke tahun, peserta memberikan tampilan pawai yang terbaik dengan terus berinovasi dan berkreasi untuk menjadi suguhan yang menarik dengan konsep suguhan wisata. Peserta mulai memahami dari setiap even yang dilaksanakan pemerintah daerah, yaitu keinginan menggalakkan sektor pariwisata di Kotawaringin Timur," kata Supian.

Supian mengajak masyarakat untuk semakin bersemangat berperan membangun Indonesia, khususnya Kabupaten Kotawaringin Timur dengan semangat kerja bersama sesuai tema HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini juga selaras dengan motto pemerintah daerah yakni bergerak cepat membangun Kotawaringin Timur dengan semangat "habaring hurung" atau gotong royong.

(T.KR-NJI/M019)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga