counter

IHSG dibuka menguat seiring ketegangan perang dagang mereda

IHSG dibuka menguat seiring ketegangan perang dagang mereda

Wartawan mengambil gambar layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (6/9/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,15 poin atau 0,03 persen ke level 6.308,95. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Meskipun keadaan membaik, namun kami menilai masih cukup sulit untuk mencapai kesepakatan dalam waktu dekat ..
Jakarta (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan dibuka menguat seiring investor menyambut baik meredanya ketegangan perang dagang.

IHSG dibuka menguat 27,24 poin atau 0,43 persen menjadi 6.369,42, seadangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,49 poin atau 0,75 persen menjadi 1.000,11.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Jumat, mengatakan Bursa kawasan Asia masih menyambut baik keputusan Washington untuk membalas penundaan pengenaan tarif terhadap barang-barang impor dari China.

"Meskipun keadaan membaik, namun kami menilai masih cukup sulit untuk mencapai kesepakatan dalam waktu dekat karena banyaknya isu yang akan dibahas. Namun, paling tidak Washington dan Beijing terus berkomunikasi," katanya.

Dari dalam negeri, lanjut dia, pemerintah yang optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di atas lima persen pada 2020 mendatang juga direspons positif investor. Optimisme itu berbeda dengan yang diprediksikan oleh Bank Dunia pertumbuhan ekonomi hanya 4,9 persen pada 2020.

"Pemerintah beralasan bahwa
pertumbuhan ekonomi bisa mencapai di atas lima persen karena fundamental ekonomi yang lebih baik dan dukungan reformasi struktural antara lain berupa kemudahan berusaha dengan cara pembebasan lahan, penyederhanaan dan percepatan perizinan serta memberikan insentif fiskal untuk mendorong investasi," katanya.

Baca juga: China kecualikan beberapa barang AS dari tarif pembalasan

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali menyerang atas kebijakan the Fed diperkirakan dapat mengganggu sikap pelaku pasar global dalam mengambil keputusan, termasuk pelaku pasar di BEI yang akhirnya ikut mencari posisi aman untuk portofolionya.

"Trump kembali melanjutkan serangan
verbal terhadap The Fed dengan tuduhan melambatkan perekonomian. Sentimen itu dapat menimbulkan tekanan dan bahkan potensi koreksi IHSG," katanya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 194,67 poin (0,89 persen) ke 21,954,27, indeks Hang Seng menguat 75,21 poin (0,28 persen) ke 27.162,85, dan indeks Straits Times menguat 7,18 poin (0,22 persen) ke posisi 3.202,14.
Baca juga: IHSG Jumat dibuka menguat 27,24 poin

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Komentar