counter

Pameran I3E 2019 tampilkan 404 produk inovasi

Pameran I3E 2019 tampilkan 404 produk inovasi

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (tengah) akan menerbangkan pesawat kertas menandai pembukaan Pameran I3E: Startup Teknologi dan Inovasi Industri Anak Negeri, Jakarta, Kamis (03/10/2019). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menggelar pameran Inovator Inovasi Indonesia Expo (I3E) 2019 yang menampilkan 404 produk inovasi dari perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT). 

"Pameran I3E 2019 diharapkan akan dapat menjembatani kebutuhan masyarakat untuk membuka akses teknologi serta dapat lebih memahami perkembangan teknologi di tengah situasi dan kondisi lingkungan usaha yang semakin dinamis dan kompetitif," kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir saat membuka Pameran I3E: Startup Teknologi dan Inovasi Industri Anak Negeri di Jakarta, Kamis.

Nasir mengatakan pameran I3E merupakan upaya untuk memperkenalkan serta menanamkan kecintaan teknologi dari perusahaan-perusahaan rintisan inovatif kepada masyarakat, yang dapat dijadikan bahan komoditas yang layak dan laku di jual dari  hasil-hasil lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) dalam negeri yang sudah dimanfaatkan oleh industri.

Baca juga: 396 peserta ramaikan Pameran Teknologi dan Inovasi Industri

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe mengatakan Pameran I3E 2019 yang digelar pada 3-6 Oktober 2019 di Jakarta Convention Center menampilkan 404 produk inovasi yang terdiri dari 249 hasil produk inovasi dari program pendanaan PPBT, 132 produk inovasi dari program pendanaan calon perusahaan pemula berbasis teknologi (CPPBT), dan 23 produk inovasi dari pendanaan Inovasi Industri yang semuanya adalah karya anak negeri.

Pameran I3E diadakan setiap tahun sejak 2015 oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Pameran I3E 2019 mengusung tema Startup Teknologi dan Inovasi Industri Meningkatkan Daya Saing Bangsa, kata Jumain. 

Kegiatan lain dalam pameran tersebut antara lain seminar bisnis dan teknologi untuk dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi perusahaan perintis yang baru mulai atau yang sedang menyusun rencana membangun perusahannya, lalu talk show  business coaching, kompetisi ide dan konsep inovasi teknologi, serta speed dating. 

Baca juga: Nasir dorong perbanyak riset terapan dan inovasi

Speed dating, menurut Jumainuntuk memfasilitasi pertemuan antara para investor atau pelaku pembiayaan dengan perusahaan-perusahaan perintis di mana diharapkan para investor dapat melakukan pertemuan bisnis dengan para perusahaan .

Pameran ini, kata Jumain, menargetkan didatangi 36.000 pengunjung yang terdiri dari masyarakat umum, mahasiswa, komunitas-komunitas perusahaan perintia, serta para pelaku bisnis, pelaku pembiayaan baik dari institusi fintech ventura capital.



 

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

RI – Inggris siapkan Rp37 miliar untuk riset penyakit menular

Komentar