Dinkes imbau warga Palangka Raya waspadai penyakit musim hujan

Dinkes imbau warga Palangka Raya waspadai penyakit musim hujan

Warga melintas di Jalan RTA Milono usai hujan mengguyur Kota Palangka Raya, Senin (30/9/2019). ANTARA/Rendhik Andika/am.

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat setempat untuk mewaspadai penyakit yang sering muncul selama musim hujan.

"Saat ini wilayah Palangka Raya semakin sering diguyur hujan, karena itu kita mengimbau kembali kepada masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang muncul," kata Plt Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, Andjar H Purnomo di Palangka Raya, Jumat.

Dia menjelaskan, beberapa penyakit yang sering muncul saat musim saat musim hujan seperti flu, batuk, diare, disentri, cacingan, infeksi saluran pernafasan (ISPA), malaria dan demam berdarah dengue (DBD).

"Salah cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi penyakit pancaroba itu, dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," kata Andjar.
Baca juga: Waspadai DBD dan penyakit kaki gajah pada musim hujan

Menurutnya DBD, batuk dan pilek serta demam merupakan penyakit yang memiliki potensi paling tinggi, dan dapat dicegah oleh masyarakat dengan menerapkan pola hidup bersih yang dimulai dari lingkungan rumah masing-masing.

Untuk itu, warga harus secara rutin bersama-sama dapat melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan, seperti parit atau selokan agar tidak terjadi genangan, karena genangan air dapat menjadi sarang nyamuk yang bisa saja membawa penyakit DBD.

"Warga harus rutin memantau dan memeriksa kondisi lingkungan sekitar rumahnya, seperti membuang genangan air di berbagai tempat, karena dapat menjadi sarang nyamuk yang berpotensi membawa penyakit DBD," jelasnya.
Baca juga: Diare jadi ancaman di musim penghujan

Andjar menambahkan, saat musim hujan, pada umumnya suhu tubuh seseorang tidak stabil dan mudah menurun sehingga rentan terserang berbagai penyakit.

Apalagi, lanjutnya saat ini kondisi cuaca di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini sering berubah-ubah dari cuaca panas tiba-tiba berubah hujan dan sebaliknya.

Untuk itu, terangnya selain menerapkan pola hidup bersih masyarakat juga harus menjaga pola hidup sehat, yakni dengan memakan sayur dan buah, berolahraga rutin, serta cuci tangan dengan sabun untuk mencegah penyebaran penyakit musim hujan yang dapat terjadi dengan cepat.

"Dengan melakukan pencegahan tersebut, daya imunitas dapat menangkal bibit penyakit yang menghampiri tubuh, apabila daya imunitas berkurang, penyakit tersebut akan mudah menyerang tubuh dan penyebaranya sangat cepat," katanya.
Baca juga: Akademisi: waspadai sejumlah penyakit saat musim hujan

Pewarta: Rendhik Andika
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fordayak-KT ikrarkan semangat Sumpah Pemuda 1928

Komentar