Polisi geledah rumah terduga bom bunuh diri

Polisi geledah rumah terduga bom bunuh diri

Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto, di Mapolrestabes Medan. (ANTARA/Munawar)

"Petugas kepolisian sudah langsung turun ke lokasi dua rumah milik terduga bom bunuh diri yang meninggal dunia itu, untuk melakukan pemeriksaan," kata Mardiaz
Medan (ANTARA) - Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan setelah terjadi bom bunuh diri, petugas kepolisian melakukan penggeledahan di dua lokasi rumah milik RMN (24), terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu, sekitar pukul 08.45 WIB.

"Petugas kepolisian sudah langsung turun ke lokasi dua rumah milik terduga bom bunuh diri yang meninggal dunia itu, untuk melakukan pemeriksaan,"
kata Mardiaz, menjawab wartawan usai mengadakan pertemuan di Mapolrestabes Medan, Rabu sore.
Baca juga: Gubernur Sumut minta masyarakat percayai aparat tangani kasus bom

Petugas juga memasang garis polisi di rumah terduga pelaku yang berada di Jalan Marelan, Pasar 1 Rel, Gang Melati 8, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Selain itu, petugas kepolisian juga melakukan pemeriksaan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri, di Jalan Jangka Gang Tentram No 89B, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.

Dari hasil pemeriksaan, petugas kepolisian membawa empat orang keluarga terduga, yakni tiga orang wanita dan satu orang laki-laki.
Baca juga: Inilah identitas korban bom bunuh diri di Polrestabes Medan

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan bahwa bom yang meledak di Polrestabes Medan menyebabkan enam orang korban luka-luka.

"Ada 6 korban, 5 dari personel Polri dan satu sipil. Tetapi alhamdulillah laporan sementara korban tidak ada yang luka parah, tetapi ada luka-luka dan ada beberapa kendaraan dinas juga rusak," kata Iqbal, di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu.

Pada pagi ini sekitar pukul 08.45 WIB terjadi ledakan bom di kantin Polrestabes Medan.

"Jadi sekitar pukul 08.00 WIB lewat, setelah pelaksanaan apel pagi di Polrestabes Medan, diduga pelaku berjalan di halaman tempat apel tersebut, jeda beberapa saat di depan kantor Bagian Operasi Polrestabes Medan pelaku meledakkan diri," ujar Iqbal.

Iqbal mengaku pihaknya masih melakukan investigasi terhadap jenis bom yang meledak tersebut.

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Raker dengan DPR, Kapolri sebut telah tangkap 74 terduga teroris

Komentar