Dua jenazah pekerja migran NTT tiba di Kupang

Dua jenazah pekerja migran NTT tiba di Kupang

Jenazah pekerja migran Indnesia tiba di Kupang, NTT. ANTARA/Bernadus Tokan

Kupang (ANTARA) - Dua jenazah pekerja migran asal Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat tiba di Bandara El Tari Kupang dari Malaysia dengan menggunakan pesawat GA 438.

Kedua jenazah itu adalah Fidelis Pantur, warga Desa Langkas Cibal, Kabupaten Manggarai, Flores dan Hendricus Antonius Nusa asal Desa Paupire, Kabupaten Ende.

Dengan kedatangan dua jenazah ini, maka selama November ini sudah empat jenazah pekerja migran Indonesia yang dipulangkan ke NTT.
Baca juga: Dua jenazah PMI NTT dari Malaysia tidak terdata di BP3TKI

Pekan lalu, NTT menerima dua peti jenazah dari Malaysia yakni jenazah atas nama Yakobus Ola Bolen dan Yulius Mandora.

Direktur Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (Padma) Indonesia, Gabriel Goa mengatakan, dua jenazah ini merupakan pekerja migran non prosedural.

Menurut dia, jumlah PMI asal NTT yang meninggal dunia di luar negeri hingga 15 November 2019 ini mencapai 102 orang.

Dia mengatakan, jumlah ini kemungkinan terus bertambah, karena hampir setiap bulan daerah itu menerima peti jenazah pekerja migran dari luar negeri.
Baca juga: NTT terima 64 jenazah PMI meninggal di luar negeri
Baca juga: Selama Januari-Agustus 2019 NTT terima 73 jenazah pekerja migran


Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Siwa secara terpisah mengatakan, pada tahun 2017, jumlah PMI yang meninggal dunia dan dikirim ke NTT berjumlah 62 orang jenazah, meningkat menjadi 105 pada tahun 2018.

PMI yang meninggal dunia di luar negeri ini, umumnya adalah mereka yang berangkat ke berbagai negara tujuan untuk mencari kerja, tanpa melalui prosedur resmi.

Karena itu, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menekan jumlah korban adalah mendorong tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri melalui prosedur resmi.

Hanya dengan melalui jalur resmi, setiap PMI yang dikirim mendapat perlindungan selama berada di negara tujuan, katanya.
Baca juga: Potongan tubuh pekerja migran dimangsa buaya dikirim dari Malaysia
Baca juga: Jenazah pekerja migran asal NTT ke-44 tiba di Kupang

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar