Co-founder Tanamduit: Kelebihan investasi syariah perlu digalakkan

Co-founder Tanamduit: Kelebihan investasi syariah perlu digalakkan

Co-founder & Direktur Pengembangan Bisnis Tanamduit Muhammad Hanif dan Co-founder & Managing Director Tanamduit Rini Hapsari S mengunjungi stan Tanamduit dalam gelaran Sharia Investment Week 2019 di Jakarta, Kamis (21/11/2019). ANTARA/Citro Atmoko

Jadi ada kaidah-kaidah tertentu. Itu yang mungkin perlu digalakkan, artinya kelebihan-kelebihan dari portfolio syariah itu apa. Ujung-ujungnya customer melihat potensi pertumbuhan menurut saya
Jakarta (ANTARA) - Kelebihan berinvestasi di pasar modal syariah perlu lebih digalakkan agar semakin meningkatkan minat masyarakat, kata Co-founder & Direktur Pengembangan Bisnis Tanamduit, Muhammad Hanif.

Menurut Hanif, investasi syariah menganut "ethical fund" yaitu konsep etika dalam berinvestasi, dalam hal ini berlandaskan pada prinsip-prinsip syariah.

"Jadi ada kaidah-kaidah tertentu. Itu yang mungkin perlu digalakkan, artinya kelebihan-kelebihan dari portfolio syariah itu apa. Ujung-ujungnya customer melihat potensi pertumbuhan menurut saya," ujar Hanif saat ditemui di sela-sela gelaran Sharia Invesment Week 2019 di Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen menilai perlu adanya keberpihakan baik dari regulator, investor, dan pihak terkait lainnya, untuk mengembangkan pasar modal syariah di Indonesia.

Dari sisi investor, harus sadar bahwa pasar modal syariah dipilih itu karena keberpihakan, bukan hanya karena mengejar imbal hasil (return) atau keuntungan semata.

Menurut Hoesen, investor pasar modal syariah tidak boleh terjebak dalam keinginan hanya mencari imbal hasil (return) semata, di mana dapat dengan mudahnya kembali berinvestasi ke pasar modal konvensional karena alasan mencari untung yang lebih besar.

"Regulator sih ngomongnya begitu. Kalau kita kan harus sediain yang paling bagus buat customer, buat user. At the end, orang kan ingin untung. Saya tidak mengerti maksud keberpihakan, at the end of the day, ujung-ujungnya kan orang ingin dapat duit," kata Hanif.

Tanamduit sendiri menargetkan lebih dari 300 ribu investor reksa dana pada 2020, baik yang konvensional maupun syariah.

"Jumlah investor kita total saat ini 150 ribu. Tahun depan kalau bisa lebih dari dua kali lipat," ujar Hanif.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya terus gencar mempromosikan di media sosial dan juga aktif melakukan pemasaran di radio-radio dan media lainnya.

Selain itu, Tanamduit juga akan terus mengembangkan fitur-fitur dalam aplikasi dan juga dari sistem pembayaran, serta ekspansi kerja sama dengan berbagai perusahaan manajer investasi dan pihak lainnya.

Tanamduit merupakan perusahaan financial technology (fintech) milik PT Star Mercato Capitale yang menyediakan portal marketplace reksadana untuk memperjualbelikan produk investasi reksadana secara daring (online) dari berbagai perusahaan manajer investasi.

Baca juga: Aplikasi Tanamduit tambah layanam asuransi

Baca juga: Investasi reksadana semakin mudah melalui aplikasi Tanamduit

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kejar target, OJK sasar masyarakat melalui fintech

Komentar