Jakarta (ANTARA News) - Miliaran rupiah setiap hari mengalir masuk melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke Kabupaten Bombana sejak di daerah ini ditemukan emas sehingga berlangsung kegiatan penambangan emas skala luas di situ. Kepala Cabang BPD Pembantu Kabupaten Bombana, Lum Lamarundu mengungkapkan aliran ini berlangsung dalam dua pekan terakhir dan hampir semuanya ditransfer untuk pembelian emas di Bombana. "Jadi para pengusaha pembeli emas itu hanya menjadikan BPD sebagai media untuk mengirim uang dari luar. Setelah terjadi transaksi mereka menariknya kembali," katanya di Kendari, Rabu. Ia mengatakan, selama aktivitas penambangan liar jumlah uang yang ditabung masyarakat meningkat yang selama satu minggu terakhir saja sudah mencapai Rp500 juta. Para nasabah datang dari berbagai Kota di Sultra, bahkan dari Sulawesi Selatan, Sulbar, Kalimantan dan Jawa yang menawarkan emas antara Rp180.000 hingga Rp200.000 per gram. Ia mengatakan, para buruh bangunan kini sudah meninggalkan pekerjaan mereka dan lebih memilih turun ke lokasi tambang untuk mendulang emas. "Setiap orang, bila turun mendulang emas, otomatis sudah dapat emas minimal satu gram atau Rp180.000 per hari. Kalau pendulangnya ulet dan berpengalaman, bisa mendapatkan emas 3-4 gram per hari," kata Lum mengutip pengalaman para pendulang. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2008