UI raih peringkat 59 perguruan tinggi di Asia

UI raih peringkat 59 perguruan tinggi di Asia

Rektor Universitas Indonesia Prof. Muhammad Anis. (ANTARA/Indrianto Eko Suwarso/Dok).

Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) sebagai institusi perguruan tinggi terbaik di Indonesia saat ini berhasil menduduki peringkat ke-59 di Asia berdasarkan QS Asian University Ranking 2020 yang dilakukan terhadap 550 perguruan tinggi Se-Asia.

Rektor UI Prof.Dr.Ir. Muhammad Anis di Kampus UI Depok, Jumat, mengatakan UI terus berlari membawa bendera pendidikan nasional guna menghasilkan SDM yang mandiri dan unggul.

Ia mengatakan sejumlah upaya yang dilakukan UI berupa peningkatan kualitas dan kuantitas riset, terutama di jurnal ilmiah bereputasi tinggi, peningkatan kapabilitas organisasi dan SDM di dalam UI.

Selain itu juga peningkatan jumlah inovasi dan terapannya guna mendukung pembangunan berkelanjutan, pengembangan inovasi untuk efektivitas pembelajaran dan pengajaran serta life long learning dan penguatan jejaring di kancah internasional serta peningkatan pendapatan UI.

Baca juga: Pakar ingatkan benahi indikator kinerja seiring tuntutan teknologi

Baca juga: Dosen UI kembangkan Sentra Koi Sentul

Baca juga: Pembelajaran fisika eksperimen masih banyak keliru, sebut pembina OSN


QS merilis pemeringkatan pada Rabu (27/11) melalui situs http://www.topuniversities.com/university-rankings.

Dikatakannya UI kembali unggul pada indikator International Faculty yang menandakan bahwa akademisi maupun peneliti dari luar negeri tertarik untuk berbagi ilmu dan melakukan penelitian di UI.

Terhitung sepanjang lima tahun ke belakang, UI memiliki 3.784 dosen asing yang datang ke UI untuk berbagai program akademik, seperti visiting scholars, guest scholars dan guest lecture.

Lebih lanjut, indikator berikutnya yang unggul adalah Inbound dan Outbound Exchange.

Tercatat sebanyak 7.892 mahasiswa asing sepanjang lima tahun sejak 2015 atau sebanyak 1.499 mahasiswa asing pada tahun 2019 menikmati berbagai program akademik (full degree, semester based dan non semester based) di UI dengan asal negara diantaranya Korea, Jepang, Australia, Belanda, dan Malaysia.

Demikian pula, sejak tahun 2015, sebanyak 6.888 mahasiswa UI (atau sebanyak 1.678 mahasiswa UI pada tahun 2019) berangkat ke luar negeri untuk mengikuti berbagai program akademik dan kompetisi di tingkat Internasional.

Sebagai upaya internasionalisasi, UI juga telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 500 mitra dalam negeri dan lebih dari 200 mitra luar negeri dengan mitra terbanyak berasal dari Jepang, Korea Selatan, Australia, Taiwan, Inggris, serta Cina.*

Baca juga: Akademisi UI prediksi ekonomi Indonesia 2020 berfluktuasi

Baca juga: Menkeu paparkan tantangan kebijakan fiskal di Kampus UI Depok

Baca juga: Dosen UI promosikan Desa Tumang sebagai pusat kerajinan Logam

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres JK resmikan komunitas dan kampus sehat UI

Komentar