"Darah Daging", menguak fakta dan alasan di balik aksi nekat

"Darah Daging", menguak fakta dan alasan di balik aksi nekat

Poster film "Darah Daging" (Instagram.com/skylar.pictures)

Jakarta (ANTARA) - Kakak beradik Arya (Ario Bayu), Rahmat (Rangga Nattra) dan Fikri (Arnold Leonard) serta rekan mereka Salim (Donny Alamsyah) dan Borne (Tanta Ginting) membutuhkan banyak uang demi menyelamatkan nyawa orang terkasih mereka.

Mereka tak punya cara lain selain merampok bank dengan bekal senjata api, walau awalnya sama-sama berjanji tak akan memakan korban.

Pada akhirnya, Borne melanggar janji dan pertumpahan darah dimulai. Hanya satu dari mereka yang selamat dan hidup di penjara selama 14 tahun menunggu eksekusi mati.

Rupanya peristiwa 14 tahun lalu itu menarik minat Hanna (Estelle Linden). Dia berencana membuat novel berdasarkan kejadian itu. Agar tulisannya sempurna Hanna membutuhkan kesaksian satu-satunya pelaku yang selamat.

Walau awalnya meragu, sang pelaku akhirnya buka suara dan menceritakan kejadian versi dirinya. Tak disangka, dari sanalah selapis demi selapis cerita yang selama ini tertutup perlahan terungkap, termasuk siapa sebenarnya sosok Hanna dan fakta kakak beradik yang telah tiada.

Sutradara Sarjono Sutrisno begitu apik mengemas cerita "Darah Daging" dalam alur maju mundur. Selama satu jam 23 menit, penonton dituntut harus fokus saat menyaksikan film bergenre laga, kriminal dan drama ini.

Tak hanya cerita, ekspresi para tokoh juga begitu dia tonjolkan. Terkadang, nyaris tak ada dialog dalam adegan, namun penonton relatif bisa menangkap maksud dari yang ingin Sarjono sampaikan.

Cerita yang diambil pun sebenarnya terinspirasi dari perampokan di Medan 10 tahun lalu, sehingga mereka yang tahu kejadian itu bisa lebih mudah memahami film ini.

Selain itu, dia membebaskan penonton menentukan siapa tokoh utama dalam film karena porsi antar masing-masing tokoh dibuat cenderung seimbang.

Hanya sayang, adegan tembak menembak dalam beberapa bagian terasa kurang menegangkan dan kurang didukung efek visual yang memuaskan. Selebihnya, silahkan penonton yang menilai sendiri.

"Darah Daging" produksi Skylar Pictures ini juga menampilkan secuil akting aktor senior Ray Sahetapy, Karina Suwandi dan aktris pendatang baru Dianda Sabrina. Film ini mulai tayang di bioskop hari ini.

Baca juga: Tanta Ginting ungkap sulitnya berperan dalam film drama

Baca juga: Cerita bangun "chemistry" aktor hingga kunci film "Darah Daging"

Baca juga: Karina Suwandi rela dirias lebih tua demi "Darah Daging"

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar